![]() |
Kapten PS. Kenari Faisal menerima Piala dari Camat Banda Sakti sebagai Runner Up Turnamen Analisa Cup Tahun 2019 (foto by Kiya Kz) |
Lhokseumawe - Tim PS Kenari Kuta Blang Lhokseumawe harus puas menjadi Runner up pada Open Turnamen Analisa Cup Tahun 2019. Pada partai final Sabtu 10/08/2019 yang digelar di Lapangan Palapa Hagu Barat Laut tersebut, Kenari harus mengakui keunggulan tuan rumah PS Analisa lewat drama adu penalti
Bermain menyerang sejak menit awal, Kenari justru kebobolan lebih dulu pada menit ke 5 lewat gol Irwandi Makele memanfaatkan kelengahan lini pertahanan kenari yang dikawal kiper kawakan Faisal. Sejak gol tersebut kedua tim bermain terbuka dan saling melancarkan serangan melalui sentuhan operan pendek maupun bola-bola panjang.
Bermain menyerang sejak menit awal, Kenari justru kebobolan lebih dulu pada menit ke 5 lewat gol Irwandi Makele memanfaatkan kelengahan lini pertahanan kenari yang dikawal kiper kawakan Faisal. Sejak gol tersebut kedua tim bermain terbuka dan saling melancarkan serangan melalui sentuhan operan pendek maupun bola-bola panjang.
Tim tamu mampu menyamakan kedudukan pada pertengahan babak pertama, umpan jauh gelandang kenari tidak mampu diantisipati oleh penjaga gawang Analisa M. Ali dan dengan mudah di konversi menjadi gol oleh striker gaek Mahdi Sinegal yang berdiri tanpa kawalan bek tuan rumah. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Mahdi sendiri dinobatkan sebagai top skor turnamen dengan 9 gol.
Jalannya laga berlangsung menarik dan kedua tim ngotot memenangkan pertandingan yang berhadiah 10 juta tersebut. Pada babak kedua tensi permainan tidak menurun, jual beli serangan tersaji disepanjang laga. Kenari yang dikomandoi Manager T. Sofianus (Poncek) mengandalkan pemain-pemain sarat pengalaman seperti Faisal (kiper), Mahdi Sinegal, Arman, Mukhlis Sawang serta talenta-talenta Gampong Kuta Blang Aris (Arbong), Oji, Budi Darma dan pemain lainnya. Sementara Analisa diperkuat beberapa mantan punggawa PSLS Lhokseumawe diantaranya M. Ali (kiper), bek Afrizal Abbas dan Irwandi Makelele.
Meski kedua tim bermain ngotot, tidak ada gol tambahan yang tercipta di babak kedua, Skor 1-1 menjadi hasil diwaktu normal sehingga untuk penentuan pemenang harus dipentaskan drama adu pinalti. 3 eksekutor masing-masing tim berhasil menjalankan tugasnya dengan baik sedangkan 2 pinalti lainnya digagalkan oleh penjaga gawang sehingga skor masih imbang (3-3). Analisa yang mendapat dukungan penuh dari supporter berhasil menjadi kampiun setelah penendang tambahan Toto Mulyadi menjaringkan bola ke gawang Faisal, sedangkan tendangan pinalti Kenari yang diambil langsung oleh Faisal (kiper) berhasil ditepis oleh M. Ali. Skor berubah menjadi 4-3 dan Analisa pun berpesta di Palapa. (Mahlil)